Tanya Jawab Ayah Asyik

13 Maret 2017

 

Waktunya menjawab pertanyaan kelas Kulwap Keluarga Sehati, yang disponsori,oleh Buku Parenting With Heart dan Marriage With Heart

Tanya 1:

Bagaimana memaksimalkan peran ayah yang bekerja di luar kota (ketemu anak tidak setiap hari)?

Jawaban Bu Elia Daryati:

Memaksimalkan peran ayah di luar kota, berkaitan dengan sejauhmana seorang ayah ” hadir” dalam jiwa seorang anak. Dengan demikian, walau wujudnya tidak dekat dengan anak, tapi mereka “ada” untuk anak.

Namun demikian kehadiran seorang ayah dalam diri anak, tidak sekedar hadir tiba-tiba. Semua melalui proses. Apalagi jika anak masih dalam usia balita. Bereka membutuhkan hadir secara wujud dan hadir secara jiwa. Di sentuh, dipeluk dan disayang secara fisik dan diterima melalui getaran rasa, ikatan bathin antara ayah dan anak.

Mensiasatinya, jika berjarak tempat dan waktu, maka tidak boleh berjarak hati. Sekarang media yang semakin canggih dapat meminimalisir hal-hal yang terkurangkan oleh jarak. Akan tetapi, secanggih-canggihnya alat tidak dapat menggantikan kehadiran ayah secara fisik dan jiwa.

Ketika ayah ada sebaiknya, wajib hukumnya untuk memenuhi kebutuhan anak atas fisik dan jiwanya. Jangan sampai ayah ada tapi ayah tiada. Ada juga yang ayah tiada tapi ada (ini.kondisi daripada-daripada karena situasinya memang mengharuskan berpisah). Adapun yang paling keren adalah…:”ayah ada dan bermakna”.

Jawaban Anna Farida

Memang ada yang tak tergantikan saat ayah tidak selalu di sisi anak-anak, terutama yang masih kecil, yaitu sentuhan fisik.

Riset banyak mengiyakan bahwa skin to skin contact itu besar sekali efek positifnya pada tumbuh kembang anak.

Walau begitu, jika kondisi memang memestikan ayah jauh sekian lama, optimalkan komunikasi.
Bukan hanya saling telepon atau video call, tapi lebih dari itu, sertakan selalu kehadiran ayah dalam kehidupan anak.

Sebut namanya, ajak anak mendoakannya. Begitu pun dengan Ayah. Hadirkan anak dalam kehidupan. Berceritalah tentang dia pada teman-teman Anda. Jangan cerita pertandingan bola melulu, Ayah!
Kisahkan pada teman putra Ayah sedang apa, putri Ayah umur berapa dan makanan apa yang dia sukai.

Sebut namanya, berceritalah tentang dia, Ayah.
Dengan ini dia akan dekat walau tak selalu di sisimu #halah
[3/13, 20:49] Suci Shofia: Tanya 2:

Bisakah PDKT dengan sosok ayah pengganti (kakek, om, keluarga besar berjenis kelamin laki-laki), agar mau repot mengasuh anak kami karena sudah berpisah atau sosok ayah biologis yg kurang bertanggung jawab?
Jawaban Bu Elia Daryati:

Pada prinsipnya ada ayah biologis dan ayah psikologis. Ayah biologis.adalah ayah yang.melahirkan dan ayah psikologis adalah yang ikut membesarkan anak.dengan segala cinta yang mereka.miliki.

Apapun itu. Jika memang pada akhirnya ayah psikologis.yang.membesarkan, maka yang tetap harus dibangun adalah pola pengasuhannya. Pola pengasuhan yang ajeg dan terkonsep dengan.baik, sehingga mampu membangun karakter yang.baik.
Mengapa demikian? Anak yang hadir dalam keluarga berkonflik memiliki faktor resiko jiwa yang kurang stabil. Bagaimana pun ada “luka” yang terbawa akibat perpisahan orang tuanya. Peran ayah pengganti.menjadi penting.sebagai penyembuh luka, sekaligus sebagai pembangun karakter. Ayah pengganti apakah, paman, kakek, tidak terlalu masalah yang terpenting memiliki kesepakatan yang sama untuk membuat seorang anak untuk kuat, tumbuh dan sehat secara psikologis.

Jawaban Anna Farida

Bisa. Anak itu pembelajar sejati. Saar dia tidak menemukan ayah di rumah, dia akan cari figur ayah di tempat lain. Karenanya, melibatkan kerabat tepercaya untuk ikut menemani anak.

Sampaikan pada anak bahwa ayahnya tidak bisa menemaninya saat ini, jadi kalau mau cerita bisa ke Mama atau kakek, misalnya

Pastikan Ibu menyampaikan konsep pendidikan yang ibu yakini pada kerabat yang akan dimintai bantuan. Syukur jika beliau bersedia seiring sejalan, jika tidak, Anda sudah menyampaikannya.

Semangat, Bu.
Anak itu mudah menyesuaikan diri. Yakinkan bahwa dia punya Ibu dan Ibu akan hadir untuknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s