(BUKAN) REUNI HATI

reuni
quotesgram.com

Jumat siang masih dalam suasana lebaran, kuliah via whatsapp (kulwap) Keluarga Sehati yang disponsori oleh Buku Parenting With Heart dan Marriage With Heart mengangkat tema tentang reuni.

08/07/2016 1 3:03 WIB

Anna Farida:

(BUKAN) REUNI HATI

Salam sehati, Bapak dan Ibu. Kulwap kali ini akan kita warnai sejenak dengan meriahnya halalbihalal dan reuni.

Selain bertemu dengan kerabat, biasanya libur Idulfitri dimanfaatkan oleh banyak orang untuk bertemu dengan kawan lama di kampung halaman. Media sosial merekatkan hubungan antar kawan yang lama terpisah, mudahnya komunikasi memungkinkan reuni dikoordinir dengan cepat dan efektif.

Anda ikut reuni juga? Senangnya bisa menyambung kembali tali silaturahmi, semoga membawa manfaat.

Namun demikian, ada sebagian teman yang melarang pasangannya reuni. Nanti bisa CLBK, katanya, ahaha. Dan beberapa kasus pahit pascareuni memang tertera di buku Marriage With Heart.

Kita tentu tak ingin hal itu terjadi, dan menghendaki kebaikannya saja. Jadi, apa yang bisa kita lakukan untuk membuat reuni justru merekatkan hubungan dengan pasangan?

+ Libatkan pasangan. Sejak awal, sampaikan kepada pasangan bahwa Anda akan ikut reuni. ajak dia ikut serta. Biasanya sih tidak akan mau, apalagi kalau yang reuni ibu-ibu. Mending main futsal, kata para bapak, haha #pengalamanpribadi.

+ Libatkan anak-anak. Jika anak-anak mau, ajak mereka ke acara reuni. Ajukan usul lokasi acara yang ramah anak, tidak ada asap rokok dan ada wahana permainan—misalnya.

+ Rancang acara yang positif, misalnya baksos, majelis ilmu, atau  berbagi pengalaman.

+ Ada yang memberi saran untuk melepaskan semua atribut jabatan dan hanya melihat teman sebagai teman. Rasanya sulit, menurut saya. Sejam pertama mungkin akan habis untuk bernostalgia. Sejam kemudian akan ada pertanyaan, “Sekarang kamu di mana?”

Saya pikir wajar saja, kok. Manfaatkan untuk berjejaring.

+ Punya mantan di lokasi acara? Hindari berbicara berdua, berbaurlah dengan teman-teman. Anda mau reuni dengan teman-teman, kan, bukan ketemuan dengan mantan? Kata Bu Elia, yang dia taksir itu Anda versi masa lalu, bukan Anda versi masa kini. It’s a different world.

+ Selesai reuni? Mari kembali ke keluarga masing-masing, ke aktivitas masing-masing. Reuni bisa menyegarkan dan memberikan energi masa muda untuk terus berkarya demi kebaikan. Tidak ada japri-japrian dengan mantan. Cari perkara namanya.

 

Jadi, mana cerita reuni Anda? Saya tidak mudik, tidak reuni. Lebaran pun tampaknya tidak lewat sini 😀 😀

Maafkan lahir dan batin, nothing personal, ya. Ehehehe, siapa tahu ada yang merasa.

Salam takzim,
Anna Farida

www.annafarida.com

It always seems impossible until it’s done
(Nelson Mandela

 

Kulwap ini disponsori oleh buku “Parenting with Heart” dan “Marriage with Heart” karya Elia Daryati dan Anna Farida. Buku bisa diperoleh melalui Teh Aan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s