Anak Introvert dan Ekstrovert

Image result for ekstrovert dan introvert
bintang.com

Jumat, 3 Juni 2016 Tema parenting kali ini membahas tentang anak introvert-ekstrovert. Ada anak pendiam, pemalu, ada yang cerewet, suka tampil. Tentu saja akan berbeda cara mengasuhnya. Yuk belajar lagi jadi orangtua yang asyik buat anak-anak.

Anna Farida (narasumber Kulwap Keluarga Sehati):

Salam sehati, Bapak Ibu semua. Ini kulwap ke-38. Saya berharap suatu hari saya akan menuliskan kulwap ke-100, amin 🙂

 

Kali ini kita akan mengenal kembali karakter anak-anak, mana yang introvert mana yang ekstrovert, agar kita bisa berkomunikasi secara efektif dengan mereka.

Kita cek dulu secara singkat ciri-ciri umumnya, ya.

EKSTROVERT

1.       Mengungkapkan pandangan secara terbuka, bicara spontan

2.       Bisa bercerita tentang dirinya dengan nyaman kepada orang lain

3.       Suka tampil (Ini seperti siapa, ya? Ahaha)

4.       Memilih menelepon atau bicara langsung daripada SMS-an

5.       Senang dapat masukan dari banyak orang secara terbuka

INTROVERT

1.       Mikir dulu (kadang kelamaan) sebelum bicara tentang pandangannya

2.       Bercerita tentang dirinya hanya pada orang yang tepercaya

3.       Hobinya berperan di belakang layar (ini saya! #dustabesar)

4.       Memilih kirim surat, SMS, chat, atau WA daripada bicara langsung —> yang hobi grup WA intovert? Logika asbun 😀

5.       Saat di pertemuan bersama lebih memilih bicara secara pribadi

 

Nah, siapa yang merasa dirinya introvert, ekstrovert, atau galau antara keduanya ahaha—percaya atau tidak, berdasarkan tes sidik jari dan tes apa lah namanya saya lupa, saya ini termasuk introvert #halahbanget. Bu Elia juga bilang begitu ehehe – percaya?

 

Lantas bagaimana berkomunikasi dengan dua tipe ini?

Dengan melihat kecenderungan di atas, kita sebenarnya bisa mencari celah paling efektif untuk membangun komunikasi yang nyaman.

Dengan anak yang ekstrovert, kita bisa beri dia ruang lebih luas agar terpenuhi minatnya untuk mengekspresikan diri. Beri kesempatan untuk banyak bicara, kenalkan dia dengan orang baru di depan umum. Sebagai orang tua, kita bisa lebih bebas memberikan masukan secara langsung—ingat, ya, jangan kasih masukan yang terlalu panjang dan lama. Bicara tiga menit saja, hentikan dulu, sambung lagi.

 

Mengapa?

Krena dia perlu ruang untuk bicara, dan tiga menit mendengarkan Anda bisa terasa sangat lama.

 

Dengan anak yang introvert, komunikasi lebih nyaman jika dilakukan berdua dalam suasana yang tenang. Anak introvert pun bisa bicara terbuka jika dia merasa situasinya aman dan nyaman. Gunakan surat-surat pendek, chat, pesan singkat di kulkas atau pintu untuk memastikan bahwa Anda tetap memperhatikan dia walau dia diam, misalnya.

 

Beri dia ruang untuk menunggu saat yang tepat untuk bicara—sambil menunggu, Anda bisa curhat padanya tentang apa pun. Anak introvert cenderung bersedia menyimak, untuk kemudian masuk ke dalam perbicangan dengan berkata, “Aku juga gitu. Sebenarnya …”

 

Mana yang baik?

Keduanya baik, keduanya bisa saling mengoreksi dan dikoreksi. Saya yang kabarnya introvert bisa mengoreksi diri dengan banyak baca dan menulis sehingga saya tahu mau bicara apa ketika ketemu orang lain. Saya yang kabarnya ekstrovert bisa mengoreksi diri dengan banyak baca dan menulis sehingga saya tak perlu malu karena kebanyakan ngomong dan ternyata salah #carinyiru buat tutup muka!

 

So, mari kita berbagi pengalaman.

Kulwap ini disponsori oleh buku Marriage with Heart dan Parenting with Heart karya Elia Daryati dan Anna Farida. Buku bisa diperoleh melalui Teh Aan.

 

Salam takzim,
Anna Farida

www.annafarida.com

It always seems impossible until it’s done
(Nelson Mandela)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s