Percaya Diri Bagi Pasangan

ilustrasi: aktual.com
ilustrasi: aktual.com

Kulwap di musim hujan ini sudah memasuki minggu ke 11, lho … dalam suasana syahdu penuh berkah air hujan di jumat sore ini, kami tim kulwap mengangkat tema sesuai usulan dari peserta, yaitu Percaya diri Bagi Pasangan.

Berikut celotehan Anna Farida salah satu narasumber kami,

Salam Sehati, Bapak Ibu sekalian, apa kabar?

Bandung masih mendung, tapi tak perlu bingung. Kita akan menghangatkannya diskusi tanpa selubung #halah.

Angka cantik 11, tepuk tangan untuk kulwap kita.

Siapa yang usul tentang menjadi pasangan yang percaya diri? Tidak perlu ngacung, kok 😀 Usul Anda akan jadi berkah bagi kita semua, amin.

Nah, jika sebelumnya kita berusaha untuk meningkatkan self esteem, kali ini kita akan bantu pasangan kita jadi suami atau istri yang percaya diri, percaya pada keteguhan pernikahan.

Fyi, kadang pasangan yang kokoh sekalipun pernah mengalami rasa ragu, lho.

Coba jawab pertanyaan sederhana ini:

Anda merasa paling percaya diri sebagai istri atau suami ketika … … …

Ayo, jawab masing-masing. Bisa jawab dengan spontan? Ehehe

Saya bisa – lha iya saya yang nulis pertanyaannya

Sudah … sudah … daripada menggumamkan jawaban, berikut ini 5 cara untuk membuat pasangan Anda percaya diri – dan pada gilirannya jadi pasangan yang menyenangkan. Sebenarnya ada 12 cara, cari sendiri lainnya. Kan masing-masing pasangan khas gayanya.

  1. Katakan cinta. Kita sudah bahas di kulwap pertama bagaimana menyampaikan romantisme dengan jitu. Berapa pun usia pernikahan kita, sampaikan secara teratur. Konsumsi kalsium untuk kesehatan tulang, konsumsi ungkapan cinta untuk membuatnya percaya diri.
  2. Ucapkan terima kasih karena dia telah jadi pasangan Anda. Berterima kasih adalah bentuk syukur yang paling mendasar. Di sana ada pesan penghargaan, memuliakan, dan dibutuhkan.
  3. Terlibatlah dalam upaya pasangan memupuk cinta. Misalnya, sebenarnya suami santai saja dengan beberapa kilo bonus lemak di tubuh istrinya. Tapi istrinya ingin mengikisnya dengan alasan biar sehat (padahal alasan terdalamnya adalah pingin terlihat langsing) #kabuuur. Dukung dia, terlibatlah dengan menemaninya berolah raga, membelikannya buah dan es duren #hayyyaaah
  4. Mintalah pendapatnya, minta dukungannya. Ketika Anda mendapat masalah, ceritakan kepadanya—boleh disensor jika itu ternyata rahasia negara, misalnya. Prinsipnya, ketika mendengar keluh kesah Anda, pasangan Anda akan merasa berguna. Tapi ingat! Jangan ngeluh melulu tentang hal tak perlu – tahu, kan, maksud saya? Jika kurang jelas, hubungi tetangga.
  5. Saling sentuh. Sentuhan fisik itu menguatkan rasa percaya diri pasangan. Saya tidak akan mendefinisikan batasnya. Skala 1-10 Anda boleh pilih level yang mana #uhuk. Awas, ingat, jangan sentuh bola matanya. Bahaya!

Sudah, ah. Lima sajaaa … masih banyak, sih …

Justru maksud saya adalah agar kita saling berbagi.

Maaf agak terlambat post materi, saya baru pulang dinas darat. Kulwap ini disponsori oleh buku Marriage with Heart dan Parenting with Heart karya Elia Daryati dan Anna Farida. Pastikan Anda memiliki bukunya.

Admin: Oya, diskusinya ada di sini, ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s