Tips Mengelola Keuangan Secara Bijak

ilustrasi: muslimahcorner.com
ilustrasi: muslimahcorner.com

Sabtu, 03 Oktober 2015, kami blogger Bandung mendapatkan undangan special dari Sun Life Financial untuk menghadiri acara seminar “Bijak Mengelola Keuangan untuk Profesi Blogger” bersama Safir Senduk, seorang perencana keuangan independen yang sudah 17 tahun berpengalaman di bidangnya.

Menurut Anda siapakah orang paling kaya (secara materi) diantara 3 profesi berikut ini: pekerja, pengusaha, atau profesional???

Jawabannya: orang yang paling kaya adalah orang yang paling banyak investasinya. Bukan orang yang banyak gaya (tekanan itu berbanding lurus dengan gaya, semakin besar Anda bergaya, semakin besar pula tekanan yang dihasilkan, hahaha … ), bukan orang yang mobilnya berjejer di garasi rumah, bukan orang yang memakai atribut serba mahal, bukan orang yang tinggi jabatan, dan sebagainya.

Nah, sekarang simak tips mengelola keuangan secara bijak berikut:

Cari tahu di mana boros Anda, lalu kurangi dengan perlahan.

Catat semua pengeluaran perbulan sedetail-setailnya, nanti akan terlihat di manakah pengeluaran yang perlu dan tidak perlu. Singkirkan secara perlahan pengeluaran yang tidak perlu. Anda pasti bisa!

Kendalikan Rasa Ingin Anda

Ada 3 pembagian dalam memenuhi tuntutan kehidupan “wajib-butuh-ingin”. Wajib adalah sesuatu yang harus terpenuhi, kalau tidak, Anda tidak bisa melangsungkan kehidupan. Misalnya; makan. Butuh adalah ketika hal tersebut tidak ada dalam hidup Anda, tidak akan berefek dahsyat dalam hidup Anda, misalkan pulsa. Bisa beda “butuh” antara orang satu dengan yang lain, ya. Ingin adalah hasrat yang tidak terbatas. Ingin ini ingin itu banyak sekali … (Nobita-Doraemon). Dengan mengendalikan “ingin” berarti mengendalikan pengeluaran. Setuju?

Prioritaskan pengeluaran

Ada 4 prioritas pengeluaran menurut laki-laki dengan ciri khas ucapan “Ahay!” dalam menutup setiap sesi penjelasannya:

  1. Cicilan hutang maksimal 30% dari gaji.
  2. Tabungan dan investasi minimal 10% dari gaji.
  3. Cicilan premi maksimal 10 % dari gaji.
  4. Biaya hidup maksimal 50% dari gaji.

Karena tips ini bersifat umum, bagi Anda umat muslim bisa memasukkan zakat, infak, dan sedekah ke dalam pos biaya hidup atau cicilan hutang.

Miliki asuransi

Asuransi merupakan salah satu pilihan dalam berinvestasi, karena ada pilihan perlindungan diri sekaligus investasi di sana. Selalu berhati-hati dalam memilih jasa asuransi, pastikan bukan lembaga investasi abal-abal (pastikan reputasi perusahaan tersebut bagus, tanyakan saham berupa apa dan diinvestasikan kemana? apa saja prestasi yang sudah diraih). Pilihan ada di tangan Anda.

Awas Sale!

Sale yang ini bukan makanan dari pisang ya. Sale yang dimaksud adalah diskon yang terpampang di departement store. Hampir setiap bulan ada saja sale. New Year Sale, Valentine Sale, Haloween Sale, Summer Sale, Back to School Sale, Independent Day Sale, dan sale-sale yang lain. Anda harus jeli mengamati sale yang ditawarkan. Gunakan otak kiri Anda dalam menghadapi realitas hidup.

Selamat mencoba!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s