Transformer (Jiwa dan Raga)

ilustrasi: infokomputer.com
ilustrasi: infokomputer.com

Aldi Ferdian, seorang pengusaha berbagai bidang ini telah mencapai kesuksesan dengan transformasi jiwa dan raganya dalam usia muda. Beberapa investasinya antara lain perkebunan jamur tiram, cabe, media digital, integrated media promotion, property, dan energy. Selain itu ia membantu beberapa pengembang diantaranya Paditeras Condotel, di Seminyak – Bali, dan Quo Space Soho-Fatmawati.

Menurut pria berusia 35 tahun ini, transformasi raga berwujud perpindahan “raga” atau posisi dari pekerja menjadi pengusaha. Lalu dibarengi juga dengan perpindahan “rasa” supaya menjadi pribadi yang lebih baik (sabar, peka, lembut, tekun, dsb), demi mencapai mimpi-mimpi yang ada.

Mimpi terbesar laki-laki lulusan Universitas Pasundan jurusan Teknik Industri ini adalah membantu orang lain mewujudkan mimpinya.

“Itu Visi dan Misi saya, yang saya lakukan melalui transformasi raga dan rasa,” ujarnya.

Laki-laki yang suka bertemu dan bekerja dengan orang baru serta menciptakan peluang ini telah berhasil melalui transformasi jiwa dan raga. Mulai dari bekerja di salah satu franchise ternama di Indonesia, terjun ke dunia hiburan, event organizer, perbankan, kemudian merambah ke dunia entrepreneurship. Semua pengalaman yang sudah dia lalui telah membawa jiwanya untuk bertransformasi. Salah satunya dengan menumbuhkan rasa kepedulian dan mewujudkan doa.

Segala pencapaian adalah imbal balik dari rasa peduli pada sesama. Ambil contoh dengan bersedekah, membiayai proyek kemanusiaan, dan membantu orang lain supaya bisa berkembang. Serius mengejar dan mewujudkan mimpi merupakan bagian dari doa. Doa bukan hanya diucapkan selepas salat saja, namun juga diwujudkan dengan niat dan aksi nyata.

Baginya seluruh pekerjaan harus dilakukan atas dasar suka dan senang menjalaninya sehingga akan lupa kalau sedang bekerja. Yang muncul kemudian adalah sebuah totalitas raga dan rasa dalam mewujudkan mimpi pribadi masing-masing. Dengan sendirinya yang diperjuangkan bukan uang namun kepuasan.

“Ada lagi satu hal yang selalu saya tekankan pada karyawan. Yakni, beranilah bermimpi. Kemudian bersungguh-sungguhlah mengejarnya, serta jangan lupa berbagi. Uang yang kita miliki bukanlah yang ada di bank saja, melainkan yang kita sedekahkan dan dibelanjakan untuk membantu orang lain,” ujarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s