Reinventing Policy 2010-2014

dealovangga.blogspot.com
ilustrasi: dealovangga.blogspot.com

Ada kabar baik mengenai kebijakan perpajakan pada tahun 2015 ini. Bagi yang terlambat membayar pajak mulai tahun 2010 sampai dengan 2014 akan ada penghapusan sanksi pajak alias pemutihan, atau disebut reinventing policy.

Kenapa ada penghapusan sanksi ini? Semua demi menaikkan angka ketaatan masyarakat dalam membayar pajak, dan memerkuat data perpajakan nasional demi meningkatkan penerimaan negara.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mempersilakan masyarakat untuk membenahi Surat Pemberitahuan (SPT) atau menyampaikan SPT bagi yang belum sempat melaporkan,  sekaligus melunasi pajaknya sampai dengan 31 Desember 2015.

Nah, kalau wajib pajak patuh akan kebijakan tersebut, maka akan diberikan insentif khusus yaitu menghapus semua sanksi pajak. Peraturan tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015.

Sasarannya yaitu orang pribadi atau badan yang belum terdaftar sebagai wajib pajak, lalu wajib pajak yang sudah terdaftar namun belum pernah melaporkan PT, juga wajib pajak yang telah terdaftar dan sudah melaporkan SPT, namun belum pas dengan kondisi riil.

Bicara mengenai sosialisasi reinventing policy, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Surabaya telah melakukannya berupa sosialisasi mandiri, via asosiasi, kerjasama dengan dirjen pajak juga universitas.

Ketua IKPI Surabaya, Zeti Arina yang juga seorang konsultan pajak memberitahukan bahwa keuntungan dari kebijakan tersebut adalah tidak dikenakan denda keterlambatan juga menghindari sanksi yang lebih besar jika sampai ada pemeriksaan pajak.

Perempuan yang juga menjabat sebagai CEO Artha Raya Consultant (www.artharayaconsult.com) ini menyampaikan bahwa bagi wajib pajak yang masih mangkir dari urusan pajak sampai awal tahun 2016, maka akan terkena hukuman sesuai UU Ketentuan Umum Perpajakan.

Maka stop menyia-nyiakan kesempatan emas ini, karena setelah tahun pembinaan berakhir, Ditjen Pajak akan menerapkan Tahun Penegakan Hukum pada 2016 nanti. Itu berarti kesempatan wajib pajak untuk membenahi ketaatan pajaknya sudah tidak ada lagi. Biaya seluruh kekurangan pajak akan ditagihkan.

Jika Anda tidak memperbaiki SPT Pajak pada tahun ini, Ditjen Pajak siap memberi sanksi serta menagih seluruh kekurangan pajak Anda pada tahun depan.
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2245019/business-talk-benahi-spt-sanksi-pajak-dihapuskan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s