Berbagi Ilmu EYD

ilustrasi:absurditasmalka.blogspot.com
ilustrasi:absurditasmalka.blogspot.com

Kemarin pagi, kami bersepuluh belajar seputar Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) bersama Juru Siar EYD Anna Farida.

Eh, sebentar … kenapa penyingkatan bukan EYS, atau ES? Bukankah kata “disempurnakan” mempunyai kata dasar “sempurna”? Lalu kata “yang” adalah kata penghubung dalam kalimat.

Harus belajar tentang akronim, neh …

Penyingkatan bukan pensingkatan.

Kata yang berawalan dengan huruf KPTS, ketika didahului awalan maka kata tersebut akan “luluh”.

Misalnya:

pukul–>memukul

kejar–>mengejar

terima–>menerima

sengaja–>menyengaja

Beda dengan:

kritis–>mengkritisi

prioritas–>memprioritaskan

karena terjadinya “peluluhan” hanya ketika ada huruf vokal setelah huruf KPTS.

Itu masih sebagian kecil ilmu yang kami dapat. Plus jokes dari Sang Mentor.

Belajar EYD jadi menyenangkan!

Matur suwun, Mbakyu Anna …

matur suwun–>kalimat majemuk, jadi dipisah dengan spasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s