Tebing Keraton

Gara-gara penasaran sama profil picture seorang sahabat, yang berlatar belakang Tebing Keraton yang indah dan eksotis, kami pun mencoba untuk membuktikan keindahannya.

Patokan yang dia berikan adalah bumi herbal dago, masih berseberangan dengan Taman Hutan Raya (Tahura). Dari arah Kota Bandung menuju ke arah dago atas, kemudian berbelok searah Tahura.

Ternyata, perjalanan panjang dan melelahkan harus kami tempuh. Kurang lebih 30 menit dari Kota Bandung.

Jalur terjal, berliku, dan menanjak, juga bebatuan kasar harus kami lalui dengan motor matic yang mulai kelelahan. Ditandai dengan aroma tak sedap dari mesin motor.

Untungnya, pemandangan alam Tahura berhasil menghibur dan membuat berdecak kagum akan beraneka ragam dan tingginya pepohonan di sana.

Dua kali saya harus turun dari motor karena jalan menanjak dan tidak ada kesempatan untuk ancang-ancang.

Yah, lumayan melatih jantung dan membakar lemak. Si Sulung pun ikutan turun dari motor, menemani bundanya.

Sayang, jalanan perkampungan tidak tersentuh oleh kemajuan jaman. Padahal ada keindahan wisata alam yang bisa dinikmati para pelancong yang bisa memperbaiki kondisi perekonomian warga sekitar.

Dengan tiket Rp. 11.000/orang sudah termasuk asuransi, kami segera memasuki pintu gerbang Tebing Keraton.

Bagi yang menggunakan sepeda motor, dikenai biaya parkir sebesar Rp.5.000. Yang berkendara roda 4, Rp.10.000.

Sesudah di lokasi, tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Cukup berjalan 5-10 menit kita sudah bisa menikmati keindahan alam di Kabupaten Bandung Barat.

Dari atas tebing, kita bisa menikmati suasana hijau pepohonan yang terhampar luas.

Pengunjung yang sebagian besar anak muda tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk ber selfie ria.

Ada juga yang melanggar aturan yang tertera di papan, bahwa tidak boleh melompati pagar pengaman.

Namun sepertinya bukan anak muda kalau tidak mencoba tantangan. Mereka berselfie di luar pagar pengaman tebing.

Wisata alam yang dibuka 8 bulan yang lalu ini, bisa dinikmati dari 07.00-16.00 WIB.

Ada fasilitas mushola dan toilet bagi para pengunjung di pintu masuk. Juga tak jauh dari situ terdapat dua warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan.

Sok atuh, yang pengen mencoba serunya berpetualang sambil wisata alam di Jawa Barat ini, layak dicoba…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s