Bunda (Akan) Merindukan Masa-Masa Itu, Nak …

2014-08-24 10.53.26

Pengalaman yang bisa jadi dialami oleh semua ibu-ibu hebat di dunia ini. Masa ketika kita disibukkan oleh pengasuhan buah hati tercinta. Saya sendiri juga mengalaminya. Dengan niat dan keyakinan kuat bahwa pasti bisa melewatinya, serta tentu saja selalu berdoa meminta kepada Sang Maha Pengasih dan Penyayang untuk selalu mencurahkan kesabaran dan kekuatan ekstra agar bisa melalui ini semua.

Alhamdulillah, sekarang mereka sudah hampir 7 tahun dan 4 tahun. Si sulung sudah bisa mengerti kesibukan bundanya, dengan sendirinya menawarkan bantuan untuk sekedar memperingan pekerjaan domestik. Si bungsu juga sudah pandai menghibur hati dengan tingkah dan ucapan yang imut-imut.

Sampai saat ini masih berproses untuk melalui segala rintangan dan tantangan dalam mengasuh dan mendidik anak. Kerjasama dengan pasangan dan usaha berupa belajar dari manapun dan siapapun, diiringi doa, berharap agar bisa membekali mereka dengan ilmu yang bermanfaat sangat berperan dalam proses pengasuhan. Berharap mampu memberikan kenangan terindah dalam hidup mereka yang kita tidak tahu berapa lama kontrak bermain bersama anak-anak.

Petikan puisi dari Kiki Barkiah berikut ini cukup mewakili perasaan saya sebagai ibu dari Aga dan Apim.


“Percayalah … Kelak Engkau Akan Merindukan Kembali”
By. Kiki Barkiah

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembałi

Saat buah hatimu terus membuntuti

Dan tak ingin engkau pergi

Sementara tumpukan piring kotor menanti untuk dicuci

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika buah hatimu ditahan di tangan kiri

Karena menangis tak mau ditinggal sendiri

Sementara tangan kananmu memegang kuali

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika kau sibuk penuhi kebutuhan ASI

Berbaring memeluk di atas dipan yang tak pernah rapi

Sementara buah hati lainnya berteriak dari kamar mandi

Meminta bantuanmu untuk bersuci

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika kau tak bisa membaca dengan penuh konsentrasi

Karena tangan kecil menarik memintamu menemani

bermain masak-masakan atau kereta api

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Pakaian kotor yang menggunung menantimu membilas kembali

yang diwarnai beragam noda hasil kreasi

Sementara kesibukan menyusui

Membuatmu sulit sekedar untuk nyalakan mesin cuci

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika meja makan selalu dihiasi

Tumpahan susu dan remahan roti

Atau nasi yang berserak setiap hari

Sementara semut terlanjur menghampiri

Sebelum sempat kau bersihkan kembali

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika menyusul si kecil yang kabur berlari

Menyusuri jalan keluar dari garasi

Sementara masakanmu menghitam dibakar api

Percayalah … kelak engkau akan merindukan kembali

Alas kasur yang khas berbau air seni

Buka tutup popok yang diganti berkali-kali

Sementara hujan terus menerus membasahi

Kelak engkau akan merindukan kembali

Ketika satu persatu merantau pergi

Jalani masa depan membentuk jati diri

Dan ketika kelak mereka menjadi suami atau istri

Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan hiasi masa ini dengan amarahmu yang akan terekam dalam memori

Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan lewati masa ini dengan luapan emosi

Yang kelak hanya dapat kau sesali

Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan biarkan sosok lain menempati posisi yang lebih berarti

Karena di masa ini engkau lewati dengan kesibukan diri sendiri

Percayalah … masa-masa seperti ini akan berganti sebentar lagi

Dengan kerepotan yang lebih banyak pada urusan pikiran dan hati

PS. Aga dan Apim, matahari dan bintang kecilnya Bunda,

maafkan Bunda, ya, Nak jika masih jauh dari kata sempurna.

Advertisements

2 thoughts on “Bunda (Akan) Merindukan Masa-Masa Itu, Nak …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s