Kuliner, Psikologi, dan Lotus  

bunga lotus

Ni Kadek Hellen Kristi, seorang pemilik usaha kuliner sukses D’NKH Signature. Sebuah bisnis yang dimulai pada tahun 2011 di Kuala Lumpur selepas menempuh pendidikan di Master of Education Malaya University dan Master Cake Art Decoration Certified PME, UK.

Di usia remaja ia sudah mempunyai filosofi Hiduplah Seperti Lotus. Bunga yang mampu hidup di tanah berlumpur namun selalu tampil memikat. Biji, bunga, daun, batang, hingga akarnya pun bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Keinginan untuk selalu belajar terutama di bidang kuliner, membawanya bergabung dengan kelas cooking, baking, dan cake decoration. Setelah menguasai ilmu yang telah ia pelajari, Hellen berani mengembangkan sayap. Sebuah perpaduan antara kuliner dan ilmu psikologi yang telah ia dapatkan kala menempuh pendidikan di Bandung, diramu dengan apik oleh Hellen.

Berbekal keyakinan akan racikan ciamiknya tersebut, ia pun mengajar di komunitas dimana ia tinggal yang didominasi oleh ekspatriat. Dalam mengajarkan ilmu memasak, teknik baking, dan dekorasi kue selalu dipadukannya dengan self therapy yang mampu menciptakan sebuah karya yang maksimal. Juga sebagai sarana treatment utuk self healing para peserta.

Dengan banyaknya kelas kuliner yang ada saat ini, membuat Hellen berfikir keras untuk bisa menghasilkan karya yang berbeda. Hal utama yang dilakukannya adalah melandaskan setiap karya pada cinta. Juga niat untuk berkarya semaksimal mungkin untuk kebahagiaan dan kepuasan pribadi. Kualitas prima merupakan target utama, diiringi dengan harga yang masuk akal tentunya. Menurutnya, ketika mendapatkan hasil berupa pundi-pundi itu adalah sebuah bonus, bukanlah hal utama dalam hidup.

Kendala selalu ada dalam setiap usaha. Hal tersebut juga dialaminya dalam hal tenaga kerja.

“Solusinya saya membuka peluang partnership kepada rekan-rekan yang menjalani bisnis sama dengan sistem profit sharing. Akhirnya, saya bisa handle pesanan besar yang masuk. Dan bisnis tetap berjalan meskipun sekarang saya sudah tidak di Kuala Lumpur,” papar perempuan berkulit putih ini.

Impiannya adalah ingin selalu menemukan peluang usaha agar selalu menjadi manusia produktif  yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

 

Advertisements

2 thoughts on “Kuliner, Psikologi, dan Lotus  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s