Ada Semangat di Sana

foto anak kanker

sumber foto: ykaki.org

Tak disangka dibalik keceriaan anak-anak itu tersimpan penyakit ganas dalam tubuhnya. Penyakit yang setiap saat bisa merenggut nyawa. Anak-anak yang seharusnya menikmati masa bermain sepuasnya bersama teman-teman sebayanya, tanpa mengkhawatirkan sesuatu yang harus “dijaga” ketika beraktivitas.

Keterbatasan dalam gerak fisik pun mau tidak mau harus dilakukan demi menjaga kondisi agar tetap stabil. Ketidakmampuan bermain dengan leluasa membuat mereka merasa berbeda dengan anak-anak yang lain. Apalagi mereka harus diam di ranjang rumah sakit yang penuh dengan aroma obat-obatan, meminum sejumlah obat, dan infus yang selalu terpasang di badan. Hati mereka ingin sekali berlarian bermain kejar-kejaran bersama teman-teman.

Namun dibalik ketidakberdayaan itu, ada semangat dari anak-anak tersebut. Kadang membuat orang dewasa trenyuh, bagaimana bisa mereka menyemangati orang yang jauh lebih banyak pengalaman darinya.

Adalah sebuah rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) yang berlokasi dekat dengan Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta. Berawal dari keprihatinan dari para orangtua yang anaknya menderita kanker, Ira Soelistyo pun mendirikan YKAKI. Disana para orangtua bersama anaknya yang menderita kanker tinggal untuk sementara. Didampingi pengajar yang profesional mereka berjuang bersama untuk masa depan yang lebih indah.

Ketika menyadari bahwa anak sekecil itu divonis harus bersahabat dengan kanker, kita akan merasa sangat bersyukur dengan kondisi kesehatan yang ada di diri saat ini, yang mungkin tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Ternyata disana ada anak yang sedang berjuang untuk bertahan hidup, merenda asa demi sebuah kesembuhan.

Aksi nyata kita sangatlah berharga bagi mereka, para penderita kanker. Berbagi dan bermain bersama, memberikan sekedar harta yang kita punya, atau membacakan cerita untuk mereka adalah hal yang menyenangkan dan menghibur hati anak-anak penderita kanker.

Mereka mungkin tidak tahu dan belum punya keinginan untuk tahu bahwa usia mereka diperkirakan hanya dalam hitungan bulan, atau bahkan minggu. Namun bagi kita orang dewasa, ketika menyadari diri ini menderita penyakit ganas, maka yang menjadi pertanyaan adalah berapa lama kita bisa bertahan hidup.

Bagi anak-anak penderita kanker yang mereka inginkan adalah bisa beraktifitas seperti teman-teman sebayanya. Bermain sepeda, main petak umpet, berenang, bercanda bersama, dan serangkaian kegiatan mengasyikkan lainnya bersama teman-teman.

Mereka hanya bisa bertanya kenapa aku berbeda dengan yang lain? Kenapa aku tidak boleh banyak bergerak? Kenapa tubuhku banyak terpasang suntikan? Kenapa aku harus minum obat-obatan yang pahit ini?

Orangtua mana yang tidak bersedih ketika anaknya menanyakan hal ini? Menahan perih di dada, dan menahan tetesan air mata demi menjaga emosi si buah hati tercinta. Berdoa dan berupaya mencarikan dokter dan pengobatan terbaik demi kesembuhan buah hati. Ada kalanya pasrah akan kehendak Nya. Yang terjadi terjadilah. Tak henti-hentinya mereka berdoa semoga Tuhan memberi kekuatan untuk diri dan si anak.

Keinginan untuk bersenang-senang sepanjang waktu tanpa batasan hanya sekedar impian. Saat ini hanya bisa memberikan semangat, memberikan senyum terindah setiap memandang wajahnya, membacakan cerita untuknya, mengajaknya bermain yang aman untuknya, mengajak teman-temannya untuk hadir dan bermain bersama. Juga mengajak bercanda dan tertawa supaya melupakan sejenak segala rasa sakit yang mendera.

Semangat harus selalu ada di dada untuk memberikan semangat hidup untuk buah hati tercinta. Meski hati menahan sakit, badan terasa pegal lelah dengan kondisi yang ada, namun keyakinan dalam hati akan kesembuhannya selalu membara.

Selalu semangat demi hidup yang lebih indah. Masa depan yang lebih cerah. Kehidupan yang lebih bermakna. Menghargai hidup dan menerima kenyataan hidup yang telah diberikan olehNya. Tuhan tidak akan memberikan ujian diluar kemampuan hambaNya. Keyakinan yang harus selalu dipegang dalam dada setiap insan manusia ciptaannya.

Bahwa setiap manusia diberikan kesempatan yang sama dalam menjalani kehidupan, tinggal bagaimana memanfaatkan waktu yang ada untuk selalu bernilai dalam hidupnya. Semoga kita selalu bisa menghargai kehidupan yang telah diberikan olehNya, memberikan semangat bagi penderita kanker yang masih muda belia.

Ketika kehidupan berpihak kepada kita, akan terasa indah pada waktunya. Nikmati dan jalanilah proses yang ada dengan indah dan manis, semanis senyum si buah hati tercinta yang selalu memberikan kebahagiaan pada diri.

Ronald McDonald House Charities hadir untuk mereka para survivor kanker anak. Anda juga bisa ikut berpartisipasi untuk memberikan support melalui situs www.stripesforlove.com. Hal kecil yang telah anda berikan untuk mereka, akan sangat berharga untuk kebahagiaan bersama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s